Jangan Salah Jurusan, Masuk
Teknik Perminyakan!!!
Mungkin
udah banyak yang tau, kalo jurusan ini merupakan salah satu jurusan
terfavorit.Kenapa? Gosipnya sih karena uangnya banyak!!! Well guess what??
Faktanya memang bisnis Oil and Gas merupakan sumber keuntungan yang sangat luar
biasa.Banyak Negara di Timur Tengah yang kaya banget karena cadangan minyak
yang melimpah ruah di Negara tersebut. Bahkan ada yang dengan gilanya membeli
klub-klub sepakbola lalu membeli pemain bertabur bintang dengan harga yang ga
masuk akal dengan uang hasil produksi minyak!!.
Jadi
jurusan ini memang cocok banget buat temen-temen yang ingin mencari harta yang
banyak.
However,
temen-temen mungkin baru sekedar tau kalo “jurusan minyak banyak uangnya”. Tapi
apakah temen-temen tau apa yang akan dipelajari di teknik perminyakan? Apakah
temen-temen memiliki gambaran tentang bisnis perminyakan itu sendiri? Apakah
temen-temen memiliki kemampuan yang cukup untuk bisa “survive” di jurusan ini?
Apakah temen-temen tau resiko apa saja yang ada di bisnis bidang oil and gas?
Bagaimana dengan peluang kerjanya?
Disini
tim Jangan Salah Jurusan mencoba memberikan informasi tentang jurusan teknik
perminyakan. Apa yang dipelajari, peluang kerja, dan resikonya. Sehingga
teman-teman yakin dan tidak menyesal untuk memilih jurusan ini, serta bisa
totalitas di bidang energy yang sangat vital untuk Negara ini.
Daripada
ngebahas silabus kuliah, saya disini akan menjelaskan tentang bisnis
perminyakan supaya teman-teman lebih kebayang apa yang akan dipelajari dan
dipersiapkan. Here we go!!
Oil
and Gas Industry
Secara
garis besar, flowchart kita mengambil minyak dari perut bumi kira-kira sebagai
berikut
1.
Survey
Ini
merupakan tahap paling awal, dimana kita mencari lapangan yang memiliki potensi
minyak dan gas (Hidrokarbon). FYI, yang lebih berperan besar dalam tahap ini
adalah orang teknik geologi.Dengan ilmu kebatinan.para “dewa” geologi
bisa memprediksikan apa yang ada di dalam bumi hanya dengan melihat kondisi
geografis, jenis batuan, cekungan, you name it. Teknik perminyakan krg belajar
yg gini-ginian jadi kalo mau belajar jadi “dewa” bumi, masuklah ke teknik
geologi.
“Bro kayanya disono ada minyak”
Dari
“dewa bumi” kita bisa menentukan lokasi “kemungkinan” adanya minyak.Tapi kita
belum bisa tau lokasi tepatnya dimana dan pada kedalaman berapa.Oleh karena itu
biasanya dilakukan survey seismic dimana Teknik Geofisika yang belajar
masalah ini. Mau tau gimana cara kerja survey seismic? bisa diliat di VIDEO di
bawah ini.
Output
dari survey tersebut adalah data seismic yang bisa diolah sedemikan rupa
(bahkan bisa dalam bentuk 3D!) sehingga bisa dimanfaatkan oleh orang
perminyakan khususnya Reservoir Engineer untuk mengestimasi berapa kandungan
minyak yang bisa diambil pada daerah tersebut.Ngapain aja sih tugas Reservoir
Engineer? Lanjut ke bawah
Note:
Data seismic 3D sudah bisa menunjukkan volume minyak (perkiraan) dan lokasi
kedalaman dimana minyak berada. Canggih! All Hail Teknik Geofisika!
2.
Studi Kelayakan Investasi
Reservoir
Engineering adalah
salah satu ilmu teknik perminyakan yang bertugas untuk memprediksi dan
menghitung jumlah reserve (cadangan minyak yang bisa diambil) dengan
menggunakan pendekatan matematis yang rumit. Jadi dari data seismic yang ada, Reservoir
Engineerakan menghitung berapa besar minyak yang bisa diambil. Selain itu reservoir
engineer juga mendesain hal-hal apa saja yang perlu dilakukan untuk
meningkatkan jumlah minyak yang bisa diambil.
Dari data seismic ini, reservoir
engineer bisa mengestimasi berapa jumlah hidrokarbon yang ada pada reservoir.
Sakti!
Dari
hasil perhitungan reserve yang dihasilkan, orang ekonomi kemudian akan
menghitung apakah investasi untuk eksplorasi dan produksi minyak tersebut akan
menguntungkan atau engga. Jadi orang ekonomi ga usah khawatir, kalian
bisa masuk ke dunia oil and gas!.
Note:
Untuk menjadi ahli reservoir diperlukan kemampuan matematika, fisika, dan kimia
dengan baik. Apakah kamu menguasai ketiganya dengan baik?
3.
Pengeboran
Nah,
setelah dianalisis dan ternyata investasi untuk bisnis minyak di suatu lokasi
itu menguntungkan, maka dimulailah pengeboran.Apa itu pengeboran? Intinya kita
membuat lubang yang sangat dalam untuk mencapai lokasi dimana minyak itu
berada.
Buat
lobang? Emang susah? Bukannya cuma gali doang?Emang perlu ilmu buat gali
lobang?Inul aja bisa goyang ngebor?
Well,
masalahnya lubang yang kita bikin bukan lubang buat kuburan. Kedalamannya bisa
nyampe ratusan bahkan ribuan meter.Dibawah bumi kita yang tercinta ini terdiri
dari berbagai macam lapisan batuan yang memiliki tekanan formasi yang
berbeda.Selain itu, bisa jadi ketika melakukan pengeboran, kita menembus
lapisan dimana terdapat gas dengan tekanan tinggi.Apa yang bisa terjadi? Ketika
tekanan sumur lebih besar dibandingkan tekanan hidrostatis cairan yang kita
gunakan untuk mengebor, maka bisa terjadi BLOW OUT!!! Gas Hidrokarbon akan
menyembur keluar dan dalam keadaan tidak terkontrol, kasus seperti lapindo bisa
terjadi.
Disinilah
peran Drilling Engineering, mendesain cara pengeboran, diameter lubang,
mata bor yang akan dipakai, dan semua alat yang akan digunakan sehingga
pengeboran berlangsung dengan efektif, efisien, dan aman.
Bisa
dibilang pengeboran adalah tahap yang memiliki resiko yang paling
tinggi.Pekerjaannya pun berat bisa mencapai berhari-hari non-stop demi
menghemat biaya untuk rig.
Drilling Rig
Selain
Drilling Engineering, terdapat satu keahlian khusus yang sangat vital
saat pengeboran yaitu Mud Engineering. Tugas “Mud Boy” ini adalah
meracik ramuan lumpur yang digunakan dalam pengeboran, massa jenis, viskositas,
pH, dll.
FYI,
saat pengeboran, lumpur dipompakan melalui drill pipe untuk memutar mata bor
(drill bit) dibawah.Selain itu, lumpur sangat penting karena menjaga stabilitas
sumur dengan memberikan tekanan hidrostatis (mencegah terjadinya Blow out!).
Oleh karena itu si “Mud Boy” meskipun bermain lumpur yang kotor gajinya luar
biasa!
Note:
Saat melakukan pengeboran, kita akan berada sangat dekat dengan sumber tekanan
yang sangat tinggi, selain itu di Rig terdapat banyak alat-alat besar dan mesin
yang berputar yang menambah resiko pekerjaan ini. Sudah hal yang lumrah kalo
ada orang yang kehilangan jarinya, matanya, kakinya ketika melakukan
pengeboran.Bahkan ada yang meninggal tertimpa travelling block seberat puluhan
ton. Oleh karena itu, gaji di dunia oil and gas tergolong paling tinggi karena
sesuai dengan resikonya! Berani?
4.
Completion
Completion
sendiri kalo di perusahaan tempat saya bekerja menjadi satu bagian dengan
drilling (drilling and completion).Dan sekarang berubah namanya menjadi well
construction. Intinya, si Engineer Completion ini akan menentukan
konstruksi dari casing, tubing (pipa besi), downhole equipment yang akan
diinstall pada sumur yang telah kita buat dan semen yang akan digunakan untuk
memperkuat konstruksi sumur. Desain ini sangat penting karena mencakup
kekuatan dari sumur untuk menahan tekanan dari batuan sehingga tidak akan
collapse (erosi, keruntuhan). Selain itu terdapat beberapa alat completion yang
akan berguna untuk perawatan umur di masa yang akan datang ketika diperlukan well
intervention.
Untuk
penyemenan, terdapat ahli khusus cementing (cementing engineering) yang
mendesain ramuan campuran semen yang baik dan sesuai dengan formasi batuan yang
ada sehingga konstruksi sumur kokoh karena menyatu dengan formasi batuan.
Completion
ini erat hubungannya dengan Teknik Sipil, jadi buat yang pengen masuk teknik
sipil, kalian bisa kok join di Oil and Gas Industry!
Note:
FYI, terdapat analisis mengenai tragedi lumpur lapindo dimana kesalahan desain
konstruksi casing lah penyebabnya. Coba deh cari di google penjelasan Pak Rudi
Rubiandini mengenai lumpur lapindo
5.
Produksi
Nah
setelah sumur sudah dibuat lengkap dengan completionnya, sekarang yang
dilakukan adalah menghubungkan sumur ke fasilitas produksi.Biasanya orang yang
berkecimpung di produksi ini adalah Teknik Perminyakan, dan Teknik Kimia.Buat
yang belum tahu, produksi dari sumur yang kita buat tadi tidaklah 100%
minyak.Tetapi merupakan kombinasi gas, minyak, air, dan kondensat.Di fasilitas
produksi inilah semuanya dipisahkan.Minyak dan kondensat ditampung di dalam
tangki besar (menunggu untuk dijual, biasanya ditransfer ke kapal tanker besar)
sedangkan gas langsung dialirkan ke unit fasilitas yang bisa merubah gas
menjadi liquid.Untuk Total sendiri, semua gas dialirkan ke PT. Badak NGL.
Tugas
orang produksi selain menjaga kualitas produksi, juga bertanggung jawab untuk
mempertahankan produksi sumur. Ketika produksi turun, orang produksi ini yang
akan membuat strategi apa yang harus dilakukan untuk meningkatkan produksi
minyak. Entah dengan menambah sumur, membuat lubang perforasi baru, etc.
Contoh Fasilitas Produksi
Note:
Tugasnya orang produksi tentu sangat penting, karena sebisa mungkin kita harus
mengambil minyak dan gas sebanyak-banyaknya. Resikonya pun juga tinggi. Ketika
terjadi kegagalan system, fasilitas produksi bisa meledak dan membahayakan
pekerja yang berada di lokasi saat itu!
6.
Well Intervention
Kebetulan
si penulis sekarang bekerja sebagai trainee Well Intervention Supervisor di
Total E&P Indonesie.Apa sih yang dimaksud dengan well intervention?
Setiap
sumur yang berhasil dibuat dan berproduksi, dalam jangka waktu tertentu pasti
akan mengalami decline (penurunan produksi hidrokarbon) .Decline tersebut dapat
diakibatkan karena tekanan reservoir yang menurun, semakin besarnya water cut
(persentase air dari hasil produksi), dan sebagainya. Oleh karena itu, orang
produksi akan memberikan rekomendasi kepada engineer apa yang harus dilakukan
dalam meningkatkan produksi. Peningkatan produksi sendiri dapat dilakukan
dengan banyak hal seperti membuat sumur baru (drilling engineer) maupun
intervensi sumur (well intervention engineer)
Dalam
melakukan Well Intervention, kita akan kembali ke sumur yang telah mengalami
penurunan tadi, kemudian melakukan berbagai macam operasi di dalam sumur
tersebut. Kegiatan intervention sendiri sangat banyak, salah satunya membuat
lubang perforasi baru (membuka reservoir), mengganti zona produksi sumur dan
lain sebagainya. Unit yang digunakan pun meliputi slickline, snubbing, coil
tubing, electric line, etc.
Untuk
lebih detilnya, mungkin akan dijelaskan pada postingan khusus well intervention
Kira-kira seperti inilah kegiatan well
intervention.Ga keliatan ya?ya iyalah, barangnya aja ada di dalam sumur! :))
Note:
Dalam melakukan well intervention, meskipun sumur yang akan dirawat mengalami
penurunan pressure, tetapi pada umumnya tetap tinggi sekitar 1000 – 2000 psi.
Kesalahan dan kelalaian bisa mengakibatkan sumur terbakar dan kehilangan
produksi. Bahkan sumur tersebut bisa kehilangan kemampuan produksinya!
Kesimpulan
Dunia
Oil and Gas ternyata sangat luas, dan banyak disiplin ilmu yang terlibat dalam
mengeksplorasi dan memproduksi minyak dari perut bumi.Standar gaji perusahaan
minyak memang sangat tinggi, namun juga sepadan dengan resiko yang luar biasa
besar.Bahkan untuk orang yang turun langsung ke lapangan, taruhannya bisa
nyawa.
Secara
umum kita bisa berkarir di kantor atau di lapangan
Jika
ingin bekerja di kantor kita bisa menjadi engineer yang mendesain program untuk
diimplementasikan di lapangan, biasanya memiliki jadwal kerja 5-2 (sabtu-minggu
libur). Namun dengan konsekuensi, kita harus stay di kota tersebut dan mungkin
jauh dari rumah.
Jika
ingin bekerja di lapangan, maka kita harus punya fisik yang bagus karena tentu
pekerjaan lapangan lebih menguras stamina.Untuk masalah jadwal menurut saya
pribadi justru lebih enak, karena biasanya jadwalnya on-off.Untuk di Total
sendiri jadwalnya adalah 2 minggu on dan 2 minggu off. Jadi, ketika off, kita
bisa pulang ke rumah kita masing-masing (dibiayai oleh perusahaan), berbeda
dengan pekerja office yang harus stay di kota tempat kantornya berada hehe.
Tapi
lain cerita dengan service company seperti Schlumberger, Halliburton, etc.
Siap-siaplah untuk kurang tidur berhari-hari jika bekerja di service company
karena pekerjaannya tergantung dari job yang diberikan oleh oil company.
Jadwalnya tidak fix dan terkadang 6 bulan kita bisa terus berada di lapangan.
Tapi memang semua setimpal karena gaji di service company lebih besar
dibandingkan oil company. Jadi tergantung pilihan, orientasi kamu dimana?Uang
banyak tapi kerja rodi dan sedikit waktu?Atau Uang secukupnya tapi masih bisa
berkumpul rutin bersama keluarga?
Paling
sekian dulu informasi yang bisa saya berikan. Maaf kalau kurang detil karena
dunia oil and gas terlampau luas untuk ditulis di satu postingan blog saja.
Jika ada request atau pertanyaan mangga ditanyakan. In Syaa Allah saya jawab
kalo saya paham.
Terima
Kasih.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar